Dibalik Indahnya Nama-Nama Badai Siapa yang Menamakannya

royzalbaganu.com — Beberapa Hari Terakhir Benua Amerika di Hantam oleh Badai Silih Berganti. Artikel ini tidak akan membahas mengenai dampak dan akibat dari Badai-badai tersebut, Akan tetapi membahas tentang Nama-nama badai tersebut. Pernakah Anda Berpikir Mengapa Peristiwa alam besar dan berdampak pada kerusakan seperti badai justru memiliki nama-nama yang cantik. Harvey,Jose,Irma,Katia,Maria adalah nama-nama yang cantik dan enak di dengar. Tetapi Akibat dari Badai-Badai ini Memporak-porandakan tempat-tempat yang di laluinya. Berikut Pemaparan dan Sejarah Dibalik Indahnya Nama-Nama Badai Siapa yang Menamakannya.

Badai Harvey menyapu Houston kemudian Badai Irma yang menggasak Karibia dan mengakibatkan banjir di kota Miami,florida. Di belakangnya menyusul badai Josebadai Katia dan Badai Maria yang Memporak-porandakan kota san juan, puerto rico.

Perhatikan huruf pertama dari nama-nama badai itu, maka polanya adalah “H”, “I”, “J”, “K”…dst. Tabel di bawah ini membantu anda untuk memahaminya,

Nama badai-badai tropis di Atlantik dan Teluk Meksio memang disusun secara alfabetis oleh Pusat Badai Nasional Amerika Serikat (NHC) yang sudah menyiapkan 21 nama setiap tahun untuk tujuh tahun berjalan. Jika nama-nama itu habis sebelum musim berakhir, maka huruf-huruf Yunani akan datang menggantikan, dimulai dari “Alpha”.

Namun badai tropis tidak boleh dinamai dengan nama pembunuh atau mengesankan penjahat, jika itu dilakukan maka Organisasi Meteorologi Dunia (WM) yang berada di bawah PBB, akan memvetonya. Hal itu pernah terjadi pada April 2015 ketika WMO melarang penggunaan nama “Isis”, dewi kesuburan Mesir kuno, dari daftar badai 2016 yang menerjang Pasifik Utara bagian timur, sampai Pasifik Utara bagian tengah. “Isis” ditolak karena nama itu mengingatkan kepada kelompok militan ISIS yang bengis dan melakukan aksi-aksis terorisme sehingga menimbulkan kesan buruk untuk badai jika nama itu dipakai.

Praktik pemberiaan nama badai di cekung Atlantik itu mulai dilakukan pada awal 1950-an Dengan Alasan mempercepat identifikasi badai sebagai pesan peringatan, karena nama lebih mudah diingat ketimbang angka dan istilah teknis,” dikutip dari WMO dalam laman resminya. sekedar info situs WMO adalah https://public.wmo.int/en

Metode identifikasi lama yang didasarkan kepada garis lintang dan garis bujur sering memuat kesalahan, terutama karena badai tidak pernah pasti. Lain hal penamaan topan, di mana badai tropis di Pasifik Utara bagian barat dinamai, malah jauh lebih rumit, berdasarkan masukan 14 negara di kawasan ini.

Setiap negara mengajukan 10 nama kandidat –boleh nama hewan, tanaman, tanda astrologis, tokoh mitologi atau apa pun itu– yang kemudian dikaji Komite Topan WMO yang bermarkas di Tokyo. Begitu diadopsi, setiap negara masih boleh mengeluarkannya dari laporan cuaca nasional mereka masing-masing.

Agar aman dan tidak membuat bingung, badai-badai itu diurutkan. Untuk badai siklon di Samudera India, proses penamaan secara alfabetis melibatkan Bangladesh, India, Maladewa, Myanmar, Oman, Pakistan, Sri Lanka dan Thailand. WMO mencermati proses ini yang dimulai pada 2000.

Kembali ke Atlantik, nama-nama super gelombang adalah campuran dari bahasa Inggris, Spanyol dan Prancis yang umum dipakai di kawasan ini.

Nama-nama badai juga seperi berjenis kelamin, ada seperti laki-laki, ada juga nama perempuan. Tetapi selama Perang Dunia Kedua, para pelaut AS menamai badai-badai itu dari nama istri dan anak perempuan mereka. Praktik ini diteruskan oleh pemerintah AS yang selalu menamai badai dengan nama perempuan. Tapi karena dianggap seksis pada 1970-an, maka mulai 1979 metode memperempuankan badai itu pun diubah.

Namun menurut studi pada 2014 yang dimuat jurnal PNAS badai-badai yang dinamai dari nama perempuan ternyata lebih dahsyat karena orang biasanya tidak terlalu menseriusinya.

Sebelum diambilalih para meteorologis dan birokrat, proses penamaan badai jauh lebih informal.

Pada abad 19, nama badai diambil dari identitas santa atau orang suci Katolik. Bahkan di Australia, nama badai diambil dari nama politisi yang tidak disukai orang.

Bagaimanapun Badai Pasti Berlalu tetapi pada saat dan sesudah badai menimbulkan kerusakan yang luar biasa, bahkan sarana telekomunikasi pun bisa terputus.

Demikian Artikel tentang  Dibalik Indahnya Nama-Nama Badai Siapa yang Menamakannya , kiranya bermanfaat

 

Dikutip dari Antaranews.com dan berbagai sumber

===========================================================================

INGIN MENGETAHUI DAN MENGGELUTI BISNIS ONLINE ?? SILAHKAN KLIK DI SINI , DENGAN MENJADI FREEMEMBER ANDA AKAN MENDAPATKAN VIDEO-VIDEO TUTORIAL GRATIS TENTANG INTERNET MARKETING AWAL MULA BISNIS ONLINE YANG AKAN DI KIRIMKAN KE ALAMAT EMAIL ANDA

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tekan Tombol Klik Anda Akan Terhubung Dengan WhatsApp (WA) SayaKlik